Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

6 Wisata yang ada di Kecamatan Kedu Temanggung

Meskipun wilayahnya sudah berada di dataran lebih rendah, namun Kedu, tidak kalah dengan potensi wisata kecamatan yang lain di Temanggung. Kecamatan Kedu lebih kreatif dalam menciptakan potensi wisata yang juga memanfaatkan alam, budaya, sumber daya alam dan manusia. Di daerah ini Kita juga akan temukan Wisata Religi bersejarah penyebaran Islam di Kedu dan sekitarnya. 

Secara geografis, Kecamatan Kedu berada di wilayah Kabupaten Temanggung, Jarak dari Kota Temanggung 6 Km dengan luas 3.498 Ha berbatasan dengan kecamatan Jumo, Bulu, Gemawang Temanggung dan Parakan. Tepatnya di sebelah barat laut dari kota Temanggung. 

Potensi wisatanya tidaklah sebanyak yang ada di daerah lereng gunung, tetapi masyarakatnya berusaha menciptakan sesuatu untuk memajukan potensi wisata kedu dengan kreativitas dan potensi alam yang ada. 

Berikut ini kami rangkum seputar wisata Kecamatan Kedu, yang mungkin bisa menjadi referensi anda dalam menentukan perjalanan ketika berada di kedu Temanggung. Mulai dari wisata alam, kuliner, pemandangan alam dan Kultur khas Kedu. 

Papringan Ngadiprono Kedu 

6 Wisata yang ada di Kecamatan Kedu Temanggung

Sebuah pasar tradisional yang berada di antara rumpun bambu, untuk itulah pasar ini diberi nama papringan. 

Melalui kreativitas dan dukungan semua lapisan masyarakat, papringan ngadiprono menjadi favorit destinasi wisata Kedu Temanggung. 

Papringan atau kebun bambu ini luasnya 2.500 meter persegi, beralamat di Dusun Ngadiprono, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 

Pasar Papringan digelar dua kali dalam sebulan, yakni tiap Minggu Wage dan Minggu Pon. Jadi untuk mengunjungi pasar papringan anda harus mengagendakan pada hari tersebut agar bisa mendapatkan momen pasar papringan dibuka. 

Hal terbaik yang bisa anda lakukan di pasar papringan adalah menikmati suasana kesejukan kebun bambu dan jajanan tradisional. Suasana yang akan mengantarkan anda pada nostalgia jaman dahulu. Para pedagan mengenakan pakaian tradisional menambah kesan kental kultur jaman kerajaan jawa kuno. 

Anda juga bisa berbelanja aneka kerajinan tangan yang terbuat dari bambu dan juga bisa berbelanja aneka sayuran. 

Jangan lewatkan ketika wisata kedu ini ketika anda di Temanggung terutama ketika hari minggu wage dan legi. 

Cahaya langgeng kedu 

Wisata yang ada di Kecamatan Kedu Temanggung

Wisata kedu Temanggung yang selanjutnya ada sebuah taman wisata, kebun binatang dan kolam renang dengan nama Wisata Kebun Binatang Cahaya Langgeng. 

Kebun binatang ini berada di Di Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Temanggung.

Di Kebun Binatang Cahaya Langgeng ini anak-anak bisa melihat secara langsung Berbagai macam satwa. Anak-anak juga bisa memberi pakan hewan. Seperti rusa totol, burung unta afrika, ayam mutiara, merak hijau, dan juga satwa langka lainnya. Dengan demikian, anak-anak dapat mengenal lebih dekat terhadap hewan-hewan langka.

Harga tiket masuk cahaya langgeng, Harga normal yakni Rp.10,000 per orang untuk anak kecil hingga dewasa. 

Wisata Tubing tubu-tubu

Satu lagi obyek wisata di Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung yang memanfaatkan aliran sungai kecil sebagai sarana wisata dan bermain bagi anak anak.

Wahana wisata air diberi nama Dupu-dupu yang diambil dari nama dua sungai yang bersebelahan yaitu Sungai Kedu dan Pudak.

Sungai kecil ini awalnya hanya sebagai irigasi persawahan dengan nama Kali Pudak yang memiliki debit air yang normal, kemudian dikembangkan sebagai salah satu potensi desa wisata yang ada di Temanggung.

Baca juga: destinasi wisata kandangan temanggung

Untuk peserta yang akan mengikuti wahana tubing dibatasi minimal berumur 6 tahun. 

Sistem yang diterapkan untuk tiket masuk yaitu hanya dikenakan ongkos sewa ban untuk bermain tubing juga melayani paket untuk instansi maupun sekolah dengan biaya per anak sebesar 30 ribu rupiah dengan fasilitas alat tubing komplit dengan pemandu, antar jemput dan mendapat susu murni.

Wisata religi ki ageng makukuhan 

Selain wisata alam, kuliner dan budaya kita juga akan menemukan Wisata religi di kecamatan kedu Temanggung. Sebuah makam yang banyak diziarahi yaitu makam ki ageng makukuhan yang memiliki peran penting dalam menyebarkan agama islam di daerah kedu. 

Dari informasi yang diperoleh dari situs resmi Kecamatan Kedu, Temanggung, Ki Ageng Makukuhan yang keturunan China ini memiliki nama asli Ma Kuw Kwan. Dia merupakan murid dari Sunan Kudus dan Sunan Kalijaga. Ki Ageng Makukuhan merupakan salah satu dari sembilan santri Sunan Kudus yang tinggi ilmunya.

Alamat: Makukuhan Tawangsari, Tawangsari, Kedu, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56252.

Paseban Agung Prabu Angling Darmo

Petilasan ini sudah dikenal masyarakat luas menjadi tempat ziarah, tidak sedikit orang dari luar kota sering datang ke tempat ini.

Situs petilasan Prabu Angling Darma terletak di Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung. Sekitar 12 km arah barat laut dari pusat Kota Temanggung. 

Desa Bojonegoro berada di wilayah utara Kecamatan Kedu, di bawah kaki Gunung Jaran Desa Mergowati.,  

 Jl. Campur Salam, Ngrancang, Bojonegoro, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56252.

Spot foto sindoro sumbing 

Sebuah tempat yang cocok bagi kamu yang suka roadtrip, mungkin tempat ini sangat cocok untuk dijadikan referensi ketika anda di daerah kedu. . 

Alamat: Jl. Beji Kidul, Area Sawah, Kedu, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56252.

Masih banyak lokasi dan potensi wisata di Kedu Temanggung, saat ini yang paling populer diantara Pasar papringan ngadiprono dan juga Wisata cahaya langgeng. Untuk informasi selanjutnya menyusul. 

Demikian tentang potensi wisata Kecamatan Kedu, Temanggung semoga bermanfaat!!!

Posting Komentar untuk "6 Wisata yang ada di Kecamatan Kedu Temanggung "